Renovasi rumah sesuai Feng Shui

Renovasi Rumah Sesuai Feng Shui

Mengapa rata-rata setiap orang melakukan renovasi pada tempat tinggalnya? Secara umum, semua barang termasuk rumah akan mengalami kerusakan. Hal itu dapat diakibatkan karena faktor cuaca maupun human error.

Renovasi rumah sesuai Feng Shui
Merenovasi rumah sesuai dengan Feng Shui

Namun terlepas faktor tersebut, mereka yang melakukan renovasi tidak menyangka sebelumnya bahwa terdapat kebutuhan dan fungsi ruang baru seiring berjalannya waktu. Tentunya hal itu dapat dikatakan di luar ekspektasi seorang arsitek.

Lantas, apa hubungan antara merenovasi tempat tinggal dengan feng shui?. Perlu kita ketahui bahwa memperbaiki suatu bangunan dapat mengakibatkan perubahan pada feng shui bangunan itu sendiri. Hal itu dapat terjadi dikarenakan perubahan denah. Dalam hal tersebut, kita dapat melihat dua aspek:

Aspek pertama adalah Ba Zhai atau Arah Mata Angin/Feng Shui 8 Gedung. Titik Pusat Bangunan mungkin saja dapat bergeser. Oleh karena itu, kita harus melakukan perhitungan ulang pada feng shui akibat perubahan yang kita lakukan (renovasi).

Sedangkan aspek yang kedua yakni Fei Xing atau Bintang Terbang. Dalam hal ini, apabila renovasi bangunan kita melebihi dari 30 persen dari bentuk awal. Maka feng shui juga kembali perlu dihitung. Apakah sudah mengalami perubahan atau masih termasuk dalam periode yang masih sama.

Berdasarkan pada metode ini, maka setiap 20 tahun bangunan akan mengalami pergantian periode. Pada saat ini kita tengah memasuki tahun 2017 yang dimana termasuk pada periode ke-8 (2004-2023). Jika bangunan kita didirikan pada tahun antara 1984 hingga 2003, maka masuk dalam periode ke-7. Dan apabila bangunan kita didirikan sekitar antara tahun 1964-1983, bangunan itu termasuk pada periode ke-6. Begitu seterusnya.

Apabila kita melakukan perubahan pada bangunan kita dan tidak termasuk pada periode yang lama. Maka bangunan itu akan masuk pada periode baru. Dengan demikian kita tidak boleh asal dalam melakukan renovasi rumah. Jika kita salah, hunian yang sudah sesuai dengan feng shui maka akan berubah menjadi buruk.

Jangan Asal Renovasi Rumah

Dalam metode feng shui, hal yang paling penting ketika melakukan perubahan pada rumah di tahun tertentu adalah ‘tiga tabu’, yakni dengan tidak melakukan pembongkaran pada bagian-bagian tertentu.

Lalu seperti apa logikanya? Feng shui tahunan atau visiting star membagi ruang sebanyak 9 sektor. Dimana 8 sektor mata angin dan 1 sektor tengah. Adapun pola feng shui pada tahun 2017 dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Fengshui
Fengshui membagi ruang menjadi 9 sektor

Jika bagian rumah yang akan kita lakukan perubahan itu berada pada sektor yang buruk, sementara hunian masih kita tempati. Maka bunyi dentuman konstruksi ketika bangunan itu mengalami perubahan, hal itu akan mengakibatkan energi buruk yang tersebar begitu cepat ke semua sektor bangunan. Dengan kata lain, bagian yang memiliki sektor buruk tersebut pada tahun 2017 ini pantang untuk kita bongkar.

Adapun bagian yang tidak diperkenankan untuk dibongkar adalah pada sektor yang memiliki Bintang, dimana hal itu akan membawa pengaruh buruk. Adalah Bintang Penyakit atau Bintang 2, terdapat pada sektor tengah; Bintang Apes atau Bintang 5 yang berada di sektor timur laut; dan terakhir Bintang Percekcokan atau Bintang 3 yang letaknya di sektor barat laut. Apabila ingin membongkar sektor tersebut, lebih baik menunggu tahun berikutnya.

Contoh Kasus

Rumah seperti gambar dibawah ini terpaksa harus mengalami perubahan. Pasalnya, setelah dihuni kurang lebih 10 tahun, ternyata hunian tempat tinggal itu perlu penambahan ruang. Dimana hal itu lantaran anak ketiga yang sudah bekerja dan membutuhkan ruang kerja.

Feng Shui
Contoh kasus Feng Shui rumah

Sektor hunian yang perlu mengalami perubahan adalah pada bagian sayap kanan yang ditingkat dari bagian depan hingga ke belakang. Perhatikan, apabila kita melakukan renovasi di tahun 2017 ini, maka hanya pada sektor utara yakni bagian depan dan sektor barat yaitu bagian belakang.